
MBN.com – Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta, mengajak masyarakat untuk terus menjaga persaudaraan dan kebersamaan antarumat beragama dalam momentum bulan suci Ramadan. Hal tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan silaturahmi dan kebersamaan yang berlangsung di pelataran Masjid Al-Huda, kawasan Ponegoro, Kota Ambon.
Dalam sambutannya, Toisutta mengawali dengan mengajak seluruh hadirin memanjatkan puji syukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas kesempatan untuk berkumpul dalam suasana penuh keberkahan di bulan yang penuh ampunan dan kemuliaan.
Ia menyampaikan bahwa pertemuan yang berlangsung di pelataran Masjid Al-Huda menjadi simbol kuatnya persaudaraan masyarakat Ambon yang hidup sebagai satu keluarga besar, meskipun berbeda latar belakang agama.
“Pada hari yang penuh kemuliaan ini, Allah mempertemukan kita semua sebagai saudara dalam satu keluarga besar. Kita berkumpul di pelataran Masjid Al-Huda dalam suasana sukacita dan penuh berkah,” ujarnya.
Toisutta juga menyampaikan apresiasi kepada panitia perayaan hari-hari besar keagamaan yang telah menggagas kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari upaya mempererat hubungan antarumat beragama di Kota Ambon.
Ia menilai kolaborasi yang ditunjukkan oleh para pemuda dan remaja masjid yang menyambut kedatangan para tamu menjadi gambaran bahwa semangat kebersamaan harus terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya pada acara seremonial.
“Kebersamaan itu bukan hanya ditunjukkan saat kegiatan seperti ini saja, tetapi harus menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari,” kata Toisutta.
Toisutta juga menyinggung sejarah panjang persaudaraan di Ambon yang telah terbangun sejak puluhan tahun lalu. Ia menegaskan bahwa nilai kebersamaan tersebut harus terus dipelihara agar tetap menjadi kekuatan masyarakat kota.
Menurutnya, suasana kebersamaan seperti berbuka puasa bersama yang turut dihadiri masyarakat lintas agama merupakan contoh kerukunan yang menjadi ciri khas Ambon.
“Hari ini kita melihat bulan Ramadan yang penuh kemuliaan bagi umat Islam, tetapi saudara-saudara kita yang beragama Kristen juga hadir merasakan kebersamaan ini. Hal seperti ini jarang ditemukan di tempat lain, dan itu adalah kekuatan kita di Ambon,” ungkapnya.
Toisutta juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh berita bohong atau informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan yang berpotensi merusak kerukunan.
Ia bersyukur karena hingga saat ini masyarakat Kota Ambon memiliki ketahanan sosial yang kuat sehingga mampu membendung berbagai isu yang dapat memecah persaudaraan.
“Jangan mudah percaya pada berita yang tidak jelas kebenarannya. Kita harus menjaga suasana damai yang sudah terbangun dengan baik,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Toisutta turut mengajak generasi muda, khususnya pemuda dan remaja masjid, untuk melanjutkan semangat persaudaraan dan kebersamaan yang telah diwariskan oleh generasi sebelumnya.
Menutup sambutannya, ia juga mengajak masyarakat untuk mendukung program Pemerintah Kota Ambon, khususnya dalam menjaga kebersihan lingkungan dengan mengelola sampah rumah tangga secara tertib.
“Mari kita dukung program pemerintah dalam menjaga kebersihan kota. Buang sampah pada waktu yang telah ditentukan, yaitu mulai pukul 22.00 hingga 05.00 pagi, dan jangan membuang sampah sembarangan,” pesannya.
Ia berharap seluruh masyarakat Kota Ambon dapat terus menjaga persaudaraan, saling mendukung, serta mendoakan satu sama lain agar kota Ambon tetap aman, damai, dan diberkati oleh Tuhan Yang Maha Esa. (***)
Share this ...









