
MBN.com – Walikota Ambon, Bodewin M. Wattimena menegaskan komitmennya untuk memperkuat identitas Kota Ambon sebagai City of Music dengan menargetkan setiap negeri memiliki sanggar seni budaya.
Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Gema Budaya Islami Season II yang dirangkaikan dengan Halal Bihalal Sanggar Al-Muzaffar, serta penyerahan Golden Ticket dan piagam penghargaan bagi peserta audisi LASQI tingkat Kecamatan Sirimau dan Nusaniwe, Senin (20/4/2026), di Gedung Azhari, Al-Fatah Ambon.
Dalam sambutannya, Wali Kota menjelaskan bahwa sejak 2023 pemerintah kota telah mencanangkan program pengembangan sanggar seni di setiap desa, negeri, dan kelurahan. Menurutnya, langkah ini bukan sekadar menjalankan program pemerintah, tetapi juga menjadi upaya strategis dalam menjaga kekayaan budaya lokal sekaligus membuka ruang kreativitas bagi generasi muda.
Ia menekankan bahwa keberadaan sanggar seni akan memberi dampak besar terhadap perkembangan seni di Ambon. Jika jumlah sanggar terus bertambah, maka potensi lahirnya karya-karya baru berupa lagu dan tarian setiap tahun juga semakin besar.
Wali Kota turut memberikan apresiasi kepada Sanggar Al-Muzaffar yang dinilai menunjukkan perkembangan signifikan dan aktif dalam berbagai kegiatan seni di kota tersebut. Ia berharap keberhasilan sanggar tersebut dapat menjadi motivasi bagi komunitas seni lainnya untuk terus berinovasi.
Selain itu, ia menilai penyelenggaraan audisi LASQI sebagai bukti meningkatnya profesionalisme masyarakat dalam bidang seni. Menurutnya, semakin sering kompetisi digelar, maka kemampuan dan daya saing masyarakat akan semakin terasah.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan memperkuat silaturahmi. Ia mengakui bahwa tantangan pembangunan ke depan cukup kompleks, namun optimistis dapat dihadapi melalui kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.
Sementara itu, Ketua LASQI Kota Ambon, Abas Rumadan, menyampaikan bahwa minat peserta dalam audisi tahun ini mengalami peningkatan signifikan. Sebanyak 104 peserta dari Kecamatan Sirimau dan Nusaniwe ambil bagian, dengan latar belakang pendidikan mulai dari tingkat SD hingga SMA.
Ia menjelaskan bahwa proses audisi telah berlangsung selama dua hari di Ambon Plaza, dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Hal ini menunjukkan besarnya potensi generasi muda Ambon dalam bidang seni budaya Islami.
Tak hanya menjadi ajang pencarian bakat, kegiatan ini juga memberikan dampak ekonomi dengan melibatkan pelaku UMKM di sekitar lokasi acara. Pengunjung tidak hanya menikmati pertunjukan seni, tetapi juga berkesempatan berbelanja produk lokal.
Ke depan, LASQI Ambon berencana melanjutkan audisi ke Kecamatan Teluk Baguala pada Juni mendatang, dengan puncak acara yang akan digelar bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Kota Ambon.
Acara tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Ambon Ely Toisutta, Ketua TP PKK Kota Lisa Wattimena, jajaran LASQI Nusantara Jaya, perwakilan Kementerian Agama, Dinas Pariwisata Provinsi Maluku, pimpinan OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya. (***)
Share this ...














