Wali Kota Ambon Buka Jambore Cabang 2026, Tekankan Pembentukan Karakter Generasi Muda
Wali Kota Ambon Buka Jambore Cabang 2026, Tekankan Pembentukan Karakter Generasi Muda

MBN.com – Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kota Ambon, resmi membuka kegiatan Jambore Cabang Kota Ambon Tahun 2026 di Bumi Perkemahan Lorihua, Suli, Kamis (14/5/2026).

Kegiatan yang mengangkat tema “Pramuka Tangguh, Mandiri, Berkarakter untuk Ambon Maju” ini menjadi wadah pembinaan generasi muda agar memiliki jiwa kepemimpinan, semangat kemandirian, serta karakter yang kuat demi mendukung kemajuan Kota Ambon.

Dalam arahannya, Wattimena menegaskan bahwa jambore bukan hanya sekadar kegiatan perkemahan atau ajang pertemuan antaranggota Pramuka. Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki peran penting dalam membentuk mental dan karakter generasi muda.

“Jambore menjadi ruang pembelajaran untuk membangun jiwa kepemimpinan. Di sinilah anggota Pramuka ditempa menjadi pribadi yang tangguh, mandiri, dan memiliki karakter yang baik,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan para peserta agar tidak semata-mata berorientasi pada prestasi atau keinginan tampil di tingkat nasional, melainkan lebih fokus pada pengembangan diri dan penerapan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari.

“Peserta yang berhasil tidak perlu merasa paling hebat, sementara yang belum berhasil jangan berkecil hati. Hal terpenting adalah bagaimana nilai-nilai positif yang diperoleh dapat diterapkan dan memberi dampak baik di sekolah maupun lingkungan keluarga,” katanya.

Lebih lanjut, Wattimena menilai bahwa kualitas karakter generasi muda saat ini akan sangat menentukan masa depan Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045. Karena itu, ia berharap Gerakan Pramuka mampu menjadi solusi dalam menghadapi berbagai persoalan remaja, termasuk kenakalan dan tawuran pelajar.

Sebagai bentuk tindak lanjut, ia meminta jajaran Kwartir Cabang untuk terus memperkuat sosialisasi kegiatan Pramuka di sekolah-sekolah. Dengan semakin banyak pelajar yang aktif dalam organisasi tersebut, diharapkan lahir generasi muda yang mampu menjadi teladan dan membawa pengaruh positif bagi lingkungan sekitar.

“Anggota Pramuka harus menjadi contoh yang baik bagi teman-temannya. Jika semakin banyak siswa terlibat aktif, maka mereka dapat menjadi agen perubahan yang mendorong perilaku positif dan semangat belajar demi masa depan yang lebih baik,” ungkapnya.

Menutup sambutannya, Wattimena mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung pembinaan generasi muda Ambon agar tumbuh menjadi sumber daya manusia yang unggul, cerdas, berkarakter, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya lokal. Ia menegaskan, Gerakan Pramuka harus terus hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun masa depan daerah dan bangsa. (***)

Share this ...