Mempererat Silaturahmi di Wara Kolam Sembilan Walikota Ambon Ajak Warga Jaga Fondasi Kota
Mempererat Silaturahmi di Wara Kolam Sembilan Walikota Ambon Ajak Warga Jaga Fondasi Kota

MBN.com – Suasana khidmat menyelimuti pelataran Masjid AR ROUF, kawasan Wara Kolam Sembilan, Negeri Batu Merah Kota Ambon, pada Kamis, (26/02/2026). Di tengah rintik hujan ringan yang membasahi, Pemerintah Kota Ambon menggelar Safari Ramadan 1447 Hijriah, sebagai ajang serapan aspirasi sekaligus penguatan kohesi sosial di tingkat akar rumput.

Walikota Ambon Bodewin Melkias Wattimena, dan Wakil Walikota Ely Toisutta, hadir bersama jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kehadiran rombongan pemerintah ini, disambut hangat oleh Raja Negeri Batu Merah, perangkat negeri, tokoh agama, serta puluhan warga dari lingkungan RT RW sembilanblas dan sekitarnya yang telah berkumpul.

​Bagi Pemerintah Kota Ambon, agenda Safari Ramadan bukan sekadar rutinitas seremonial tahunan. Momentum ini dipandang sebagai ruang dialektika antara pengambil kebijakan dan warga, untuk membicarakan persoalan mendasar kota, mulai dari isu lingkungan, stabilitas keamanan, hingga tantangan ekonomi yang dihadapi masyarakat urban.

Di kesempatan bahagia tersebut Walikota menekankan, bahwa esensi Ramadan harus ditarik ke dalam ranah penguatan persaudaraan antarwarga. Menurutnya, keberhasilan pembangunan kota sangat bergantung pada, sejauh mana masyarakat mampu menjaga harmoni dan rasa memiliki, terhadap lingkungan tempat tinggal mereka sendiri.

“Menjaga Kota Ambon, bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab seluruh masyarakat. Keamanan, kedamaian, dan kebersihan kota, adalah fondasi utama dalam membangun Ambon yang lebih baik,” ujar Walikota dengan nada tegas namun persuasif.

Walikota Ambon melanjutkan, bahwa rasa aman merupakan prasyarat mutlak bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Tanpa adanya stabilitas di lingkungan masyarakat, upaya pemerintah untuk menarik minat investor luar guna menciptakan peluang ekonomi baru di Ambon, akan menemui jalan buntu.

“Sangat penting bagi kita semua untuk menjaga stabilitas keamanan, agar investasi dapat masuk dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat. Tanpa itu, pembangunan akan sulit berjalan maksimal,” tambah Walikota menekankan korelasi antara keamanan dan kesejahteraan.

​Persoalan klasik perkotaan seperti pengelolaan sampah, juga tidak luput dari perhatian. Walikota Ambon mengajak warga untuk lebih disiplin dalam manajemen limbah rumah tangga, terutama mengenai ketepatan waktu, dan lokasi pembuangan sampah yang telah diatur oleh dinas terkait.

“Tantangan pembangunan kota seperti pengelolaan sampah, penyediaan lapangan kerja, dan penanggulangan kemiskinan memerlukan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri dalam menyelesaikan masalah ini,” lanjut Walikota.

​Di sela-sela dialog tersebut, Pemerintah Kota Ambon secara simbolis menyerahkan bantuan paket sembako kepada warga yang membutuhkan. Program jaring pengaman sosial ini, diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas konsumsi rumah tangga, di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok selama bulan Ramadan.

“Kami berharap bantuan tersebut, meskipun terbatas, dapat membantu meringankan kebutuhan warga selama menjalankan ibadah puasa. Ini adalah bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat,” Ungkap Walikota saat menyerahkan bantuan secara langsung.

​Menutup arahannya, ia menitipkan pesan mendalam tentang pentingnya menjaga modal sosial yang telah lama hidup di Ambon. Walikota Ambon meminta warga untuk tidak mudah terprovokasi, oleh isu-isu yang dapat merusak tatanan toleransi yang telah terjaga dengan baik selama ini.

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan, meningkatkan kepedulian sosial, serta memperkuat nilai-nilai persaudaraan. Inilah kekuatan utama kita dalam membangun kota ini ke depan,” Tutup Walikota. (*³*)

Share this ...