Unpatti Wisuda 1.298 Lulusan, Rektor Beberkan Strategi Menuju PTN-BH
Unpatti Wisuda 1.298 Lulusan, Rektor Beberkan Strategi Menuju PTN-BH

MBN.com — Universitas Pattimura menggelar Rapat Terbuka Luar Biasa Senat dalam rangka wisuda periode April 2026 yang berlangsung di auditorium kampus, Kamis (23/04/2026). Dalam kesempatan tersebut, sebanyak 1.298 lulusan resmi dikukuhkan.

Acara ini turut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno, Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath, serta Wakil Wali Kota Ambon Ely Toisutta, bersama unsur Forkopimda dan tamu undangan lainnya.

Rektor Unpatti, Fredy Leiwakabessy, dalam pidatonya menyampaikan arah strategis kampus menuju status Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH) yang ditargetkan tercapai pada 2027. Ia memaparkan lima langkah utama yang menjadi fokus pengembangan institusi.

Pertama, penguatan sumber daya manusia dengan target 50 persen dosen bergelar doktor pada tahun 2030. Kedua, pengembangan ekosistem riset melalui peningkatan jumlah mahasiswa pascasarjana dan publikasi ilmiah internasional. Ketiga, kemandirian keuangan dengan proyeksi peningkatan pendapatan Badan Layanan Umum (BLU) hingga 30 persen dalam periode 2026–2030.

Selain itu, Unpatti juga menargetkan tata kelola yang transparan dan akuntabel, dibuktikan dengan capaian peringkat ketiga nasional dalam pengelolaan anggaran BLU serta predikat A pada Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) 2025. Langkah kelima adalah percepatan digitalisasi melalui integrasi lebih dari 30 platform layanan akademik dan administrasi.

“Transformasi ini merupakan bagian dari visi besar kami, yakni menjadikan Unpatti sebagai universitas berkelas dunia,” ujar Rektor.

Pada periode wisuda kali ini, Unpatti meluluskan 845 sarjana, 373 lulusan profesi, 75 magister, dan 5 doktor, dengan rata-rata indeks prestasi kumulatif (IPK) mencapai 3,35. Sejumlah lulusan juga berasal dari wilayah kepulauan, termasuk Maluku Barat Daya dan Aru, serta penerima program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.

Rektor juga menyoroti peningkatan signifikan dalam kualitas akademik, termasuk lonjakan jumlah program studi berakreditasi unggul dalam dua tahun terakhir.

Mengusung tema pengembangan talenta unggul menuju Generasi Indonesia Emas 2045, Unpatti menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang inovatif, adaptif, dan berkarakter.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pola ilmiah pokok “Bina Mulia Kelautan” menjadi dasar pengembangan kampus sebagai institusi yang berorientasi pada kemajuan masyarakat kepulauan. Konsep tersebut bahkan telah memperoleh pengakuan resmi melalui hak cipta dari pemerintah.

“Unpatti harus menjadi pusat pengembangan peradaban masyarakat kepulauan dan berkontribusi dalam kebijakan maritim nasional,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Senat Unpatti, Tonny Donald Pariela, menekankan pentingnya penguatan karakter dan ideologi akademik melalui konsep “monokomplementarisme”, yang memadukan nilai spiritual dan intelektual dalam pembentukan jati diri civitas akademika.

Ia juga menyatakan dukungan penuh Senat terhadap kepemimpinan rektor dalam mendorong transformasi kampus agar semakin berdaya saing di tingkat global.

“Soliditas dan kolaborasi seluruh elemen kampus menjadi kunci untuk menghasilkan karya yang berkualitas dan berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.

Di akhir kegiatan, para lulusan diingatkan untuk terus menjunjung nilai “Hotumese” atau semangat untuk terus berkembang, serta menjaga identitas sebagai bagian dari masyarakat kepulauan, sambil tetap siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional. (***)

Share this ...