
MBN.com – Pemerintah Kota Ambon bergerak cepat guna menjamin stabilitas pasokan dan harga kebutuhan pokok bagi warga selama bulan suci Ramadan hingga menjelang Idul Fitri. Langkah antisipatif ini dilakukan melalui pemantauan langsung ke rantai distribusi hilir untuk mencegah terjadinya kelangkaan maupun lonjakan harga yang kerap membebani masyarakat pada momentum hari besar keagamaan.
Pada Rabu (25/2/2026), Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Ambon yang dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sembilan titik distributor utama. Pemantauan ini mencakup wilayah strategis mulai dari Talake, Batu Merah, kawasan Pasar Mardika, hingga Halong.
Dalam peninjauan tersebut, Pemkot Ambon turut didampingi oleh unsur Satuan Tugas (Satgas) Pangan, perwakilan Kodim XV Pattimura, Polresta Ambon, serta Kejaksaan Negeri setempat.
Jaminan Ketersediaan Stok
Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta, menegaskan bahwa fokus utama dari peninjauan lapangan ini adalah memberikan rasa aman bagi warga kota terkait aksesibilitas bahan pangan pokok (bapok).
”Hari ini kami turun untuk memastikan ketersediaan bahan pokok di Kota Ambon menjelang hari besar keagamaan. Di tengah bulan puasa dan menyongsong Lebaran, kami ingin menjamin bahwa stok pangan tersedia, aman, dan cukup untuk memenuhi kebutuhan seluruh warga,” ujar Toisutta di sela-sela pemantauan.
Berdasarkan data lapangan yang dihimpun tim, persediaan sejumlah komoditas vital seperti beras, minyak goreng, bawang, tepung terigu, hingga telur ayam ras terpantau dalam kondisi aman. Wakil Walikota menyebutkan bahwa cadangan pangan yang ada di gudang-gudang distributor diproyeksikan mampu mencukupi kebutuhan konsumsi masyarakat hingga tiga bulan mendatang.
”Dari hasil pantauan kami di beberapa titik, stok komoditas seperti beras, minyak, bawang, terigu, hingga telur semuanya mencukupi untuk dua hingga tiga bulan ke depan,” tambahnya.
Pengawasan Harga dan Sanksi bagi Spekulan
Selain memantau volume ketersediaan fisik, sidak ini juga berfungsi sebagai instrumen pengendalian harga di tingkat pasar. TPID berkomitmen menjaga agar inflasi di Kota Ambon tetap terkendali dengan memastikan tidak ada kenaikan harga yang tidak wajar atau signifikan.
”Tujuannya adalah memastikan harga tetap terkendali. Itulah esensi dari sidak yang dilakukan tim hari ini,” jelasnya.
Pemerintah Kota Ambon juga memberikan peringatan keras kepada para pelaku usaha untuk tidak mencoba mengambil keuntungan secara tidak sah. Toisutta menegaskan bahwa Satgas Pangan tidak akan segan mengambil langkah hukum jika ditemukan praktik-praktik curang yang merugikan masyarakat.
”Kami akan menindak tegas apabila ke depan ditemukan pedagang yang mencoba memainkan harga secara sepihak atau dengan sengaja menimbun bahan pokok di gudang-gudang mereka,” pungkasnya.
Langkah ini diharapkan dapat menciptakan iklim perdagangan yang sehat dan kondusif, sehingga warga Ambon dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idul Fitri dengan tenang tanpa dibayangi kekhawatiran akan krisis pangan. (***)
Share this ...









