
MBN.com — Pemerintah Kota Ambon membuka lembaran baru dalam hubungan diplomatik dan kerja sama internasional melalui pertemuan strategis dengan Pemerintah Kerajaan Belanda. Langkah ini dipastikan setelah jajaran Pemerintah Kota Ambon menerima kunjungan kenegaraan Duta Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia, Marc Gerritsen, beserta rombongan di Balai Kota Ambon, Selasa (7/4/2026). Pertemuan ini menjadi momentum krusial untuk memperkuat fondasi kolaborasi yang telah terbangun selama puluhan tahun antara kedua pihak. 
Fokus utama dalam dialog tersebut mencakup penjajakan peluang investasi yang lebih luas, terutama pada sektor-sektor fundamental. Pendidikan, kebudayaan, dan penguatan ekonomi menjadi tiga pilar utama yang dibahas secara mendalam untuk diimplementasikan dalam waktu dekat. Kunjungan ini sekaligus menegaskan posisi Kota Ambon sebagai mitra strategis Belanda di wilayah timur Indonesia, mengingat adanya ikatan sejarah dan emosional yang sangat kuat di antara masyarakat kedua belah pihak.
Selama ini, sinergi antara Pemerintah Kota Ambon dan Belanda telah mewujud dalam berbagai program nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Salah satu bentuk kolaborasi yang paling menonjol adalah hubungan Kota Bersaudara (Sister City) antara Ambon dan Vlissingen. Melalui skema ini, berbagai bantuan dan transfer pengetahuan telah dilakukan, termasuk dukungan operasional untuk Klinik Mata Vlissingen-Ambon yang menjadi rujukan utama layanan kesehatan mata di Maluku.
Selain sektor kesehatan, kerja sama juga telah merambah pada aspek lingkungan, khususnya dalam sistem pengelolaan persampahan yang lebih modern. Kehadiran Dubes Marc Gerritsen kali ini dipandang sebagai upaya untuk mengonversi keberhasilan program-program sosial tersebut ke dalam bentuk investasi ekonomi yang lebih masif. Pemerintah Kota Ambon optimis bahwa dukungan teknis dan manajerial dari Belanda akan mampu mengakselerasi pembangunan daerah di tengah tantangan global saat ini.
Walikota Ambon, Bodewin M. Wattimena, menyatakan bahwa kunjungan ini merupakan kehormatan besar sekaligus peluang emas bagi kemajuan kota. Ia menekankan bahwa hubungan harmonis yang telah terjalin selama ini menjadi modal utama untuk meyakinkan para investor Belanda agar mau menanamkan modalnya di Ambon. Baginya, keterbukaan Ambon terhadap kerja sama internasional adalah bagian dari upaya mewujudkan kemandirian ekonomi yang inklusif bagi seluruh lapisan warga.
“Hari ini, jajaran Pemerintah Kota Ambon dengan penuh rasa bangga menerima kunjungan kehormatan dari Duta Besar Kerajaan Belanda, Mr. Marc Gerritsen, bersama rombongan. Dalam pertemuan tersebut, kami mendiskusikan beberapa hal penting, terutama mengenai rencana peluang investasi di bidang pendidikan, budaya, dan ekonomi yang bisa dikembangkan bersama. Peluang ini sangat terbuka lebar karena selama ini Pemerintah Kota telah bekerja sama dalam banyak hal strategis,” ujar Bodewin Wattimena.
Ia juga menambahkan bahwa rekam jejak kolaborasi yang ada menjadi bukti komitmen kedua belah pihak.
“Kita ketahui bersama bahwa kerja sama kita selama ini sudah mencakup banyak sektor, antara lain melalui program Kota Saudara dengan Vlissingen, pengelolaan Klinik Mata yang sangat membantu warga, hingga sistem pengelolaan persampahan. Ke depan, kami ingin kemitraan ini tidak hanya berhenti di level sosial, tetapi juga masuk ke ranah ekonomi produktif yang mampu menciptakan lapangan kerja bagi generasi muda di Ambon.”
Dalam kesempatan tersebut, Wattimena juga menyinggung apresiasi yang diberikan oleh Dubes Gerritsen terhadap keramahan dan dukungan warga Ambon selama ini.
“Secara khusus, beliau menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada seluruh warga Kota Ambon yang selama ini selalu memberikan dukungan luar biasa kepada Tim Nasional Belanda pada berbagai ajang olahraga internasional. Hal ini menunjukkan betapa kuatnya ikatan batin antara warga kita dengan masyarakat di Belanda, yang tentu menjadi modal sosial yang tidak ternilai harganya,” lanjutnya.
Wattimena juga membocorkan rencana kunjungan lanjutan yang akan dilakukan oleh pihak kedutaan dalam waktu dekat.
“Beliau bahkan berjanji akan kembali lagi ke kota ini pada bulan Juni mendatang. Agenda utamanya sangat menarik, yaitu untuk bergabung bersama warga dalam acara nonton bareng Tim Nasional Belanda yang akan tampil di ajang Piala Dunia. Kehadiran beliau nanti tentu akan semakin mempererat rasa persaudaraan dan solidaritas di antara kita semua. Terima kasih Pak Dubes atas perhatian dan kunjungannya ke Ambon,” ungkapnya.
Suasana pertemuan yang berlangsung hangat tersebut diakhiri dengan pertukaran cinderamata sebagai simbol persahabatan yang abadi. Dubes Gerritsen sendiri mengapresiasi stabilitas keamanan dan iklim investasi di Ambon yang terus membaik dari tahun ke tahun. Kehadiran Dubes Belanda di Ambon diharapkan membawa standar baru dalam pengembangan sumber daya manusia melalui program-program beasiswa dan pertukaran budaya yang lebih intensif.
Pertemuan ini ditutup dengan semangat kebersamaan yang menjadi moto pembangunan kota di bawah kepemimpinan Wattimena. Melalui slogan “Beta Par Ambon, Ambon Par Samua,” Pemerintah Kota Ambon menegaskan bahwa seluruh hasil diplomasi internasional ini bertujuan untuk kemaslahatan bersama. Dengan dukungan dari Kerajaan Belanda, Ambon diharapkan mampu bertransformasi menjadi kota yang lebih modern, berdaya saing, namun tetap teguh memegang akar budaya lokal yang luhur. (***)
Share this ...














