Wali Kota Soroti Keamanan di JMP, Tekankan Peran Keluarga dan Masyarakat
Wali Kota Soroti Keamanan di JMP, Tekankan Peran Keluarga dan Masyarakat

MBN.com – Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena memberikan perhatian serius terhadap kondisi keamanan di kawasan Jembatan Merah Putih (JMP) menyusul sejumlah kejadian yang memicu kekhawatiran masyarakat.

Dalam wawancara usai kegiatan resmi, Wali Kota menegaskan bahwa pembangunan JMP sejatinya bertujuan untuk mempercepat konektivitas dan mobilitas warga, bukan menjadi lokasi yang menimbulkan rasa takut.

“JMP ini dibikin untuk mempercepat transportasi kita. Saya berharap jangan sampai karena satu orang melakukan sesuatu, yang lain ikut. Lama-lama orang takut lewat JMP, padahal jembatan ini harus menjadi solusi, bukan sesuatu yang menakutkan,” ujarnya, Senin, (04/05/2026).

Terkait pengawasan, Wattimena mengakui bahwa upaya pengendalian tidak bisa sepenuhnya dilakukan secara ketat selama 24 jam. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya peran keluarga dan lingkungan sosial dalam mencegah tindakan yang merugikan.

“Kita melakukan pengawasan seketat apa pun, tapi kalau niat itu ada, tidak bisa kita hindari. Siapa yang bisa jaga jembatan 24 jam? Karena itu mari kita saling mengingatkan, terutama dalam keluarga,” katanya.

Pemerintah kota, telah berkoordinasi dengan pihak Balai Jalan sebagai pengelola JMP untuk mencari langkah-langkah preventif, termasuk pemasangan imbauan atau spanduk di area jembatan.

“Pengelolaan jembatan itu ada di Balai Jalan. Kita tetap bisa bekerja sama, misalnya dengan memasang imbauan. Tapi peran utama tetap ada pada masing-masing kita dalam keluarga,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengambil keputusan ekstrem dalam menghadapi persoalan hidup.

“Sesulit apa pun hidup ini, pasti ada jalan keluar. Jangan mengambil tindakan yang merugikan diri sendiri, keluarga, bahkan orang lain,” tegasnya. (***)

Share this ...