
MBN.com – Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena menegaskan pentingnya membangun budaya bersih dan menghentikan aksi tawuran pelajar dalam sambutannya pada peringatan Hari Pendidikan Nasional yang berlangsung di Balai Kota Ambon, Senin (04/05/2026).
Dalam pidatonya, Wali Kota mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan kebersihan sebagai budaya yang dimulai dari lingkungan terkecil, yakni diri sendiri, keluarga, hingga lingkungan sekolah dan kantor. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada dua warga lanjut usia, Pak Niko dan Pak Ishak, yang dinilai menjadi teladan dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Kita belajar dari mereka. Di usia lanjut, mereka tetap berkomitmen menjaga lingkungan. Ini harus menjadi inspirasi bagi kita semua,” ujarnya.
Momentum Hari Ulang Tahun ke-451 Kota Ambon, lanjutnya, akan difokuskan pada tema kebersihan dengan semangat “Ambon Bersih, Maluku Sehat, Indonesia Maju”.
Selain isu kebersihan, Wattimena juga menyoroti maraknya tawuran antar pelajar, khususnya di tingkat SD dan SMP. Ia menegaskan bahwa sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk pembentukan karakter, bukan sebaliknya.
“Bagaimana kita mau mewujudkan pendidikan yang baik kalau masih terjadi tawuran? Anak-anak usia 12 sampai 15 tahun seharusnya dibina, bukan terlibat kekerasan,” tegasnya.
Wattimena meminta para kepala sekolah dan guru untuk mengambil langkah konkret, termasuk mengumpulkan orang tua dan siswa guna memberikan pemahaman terkait larangan tawuran. Ia juga menginstruksikan agar setiap sekolah secara rutin memberikan imbauan singkat sebelum kegiatan belajar dimulai.
Tak hanya itu, ia menekankan pentingnya mencegah perundungan (bullying) dan kekerasan di lingkungan sekolah, mengingat tingginya angka kekerasan verbal terhadap anak di Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Wattimena juga menyampaikan sejumlah capaian dan program pemerintah, termasuk penandatanganan kerja sama antara PDAM Tirtayapono dengan Citraland terkait penyediaan air bersih. Ia berharap program ini dapat meningkatkan akses air bersih bagi masyarakat.
Selain itu, apresiasi diberikan kepada Dinas Pemadam Kebakaran Kota Ambon yang berhasil meraih prestasi dalam lomba ketangkasan tingkat nasional di Palembang, serta kepada sejumlah OPD yang berperan aktif dalam pelayanan publik melalui call center 112.
Menutup sambutannya, Wattimena mengajak seluruh aparatur sipil negara, tenaga pendidik, dan masyarakat untuk bekerja bersama membangun Ambon ke arah yang lebih maju.
“Keberhasilan kota ini bukan hasil kerja satu orang, tetapi kerja bersama. Mari kita tinggalkan jejak yang baik dalam pengabdian kita,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan penghargaan kepada para guru sebagai pahlawan pendidikan yang telah berkontribusi besar dalam mencerdaskan generasi bangsa.
“Tanpa guru, kita tidak akan berada di posisi ini hari ini,” pungkasnya. (***)
Share this ...














