
MBN.com — Pemerintah Kota Ambon menyerahkan bantuan hewan kurban kepada umat Islam dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di pelataran Balai Kota Ambon, Senin (25/05/2026), dipimpin langsung oleh Wali Kota Ambon dan dihadiri jajaran Forkopimda, DPRD Kota Ambon, tokoh agama, pengurus masjid, serta masyarakat penerima bantuan.
Dalam sambutannya, Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena menyampaikan bahwa penyaluran hewan kurban merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah kepada masyarakat Muslim di Kota Ambon, sekaligus bagian dari upaya menjaga semangat kebersamaan dan toleransi antarumat beragama.
“Dalam setiap momentum hari besar keagamaan, Pemerintah Kota Ambon selalu berupaya mengambil bagian melalui berbagai kegiatan yang dapat membantu masyarakat. Pada Idul Adha tahun ini, pemerintah kota kembali menyediakan hewan kurban untuk dibagikan kepada umat Islam di Kota Ambon,” ujar Wattimena.
Ia menjelaskan, meskipun kondisi keuangan daerah turut memengaruhi kemampuan pemerintah, namun jumlah bantuan hewan kurban tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Pemerintah Kota Ambon menyalurkan sebanyak 50 ekor sapi dan 50 ekor kambing kepada masjid dan organisasi Islam di empat kecamatan di Kota Ambon.
Wattimena juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang belum menerima bantuan hewan kurban akibat keterbatasan jumlah bantuan dibanding banyaknya proposal yang masuk.
“Kami memahami bahwa jumlah ini mungkin belum memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat. Namun dalam keterbatasan, pemerintah tetap berupaya membantu. Semangat berkurban mengajarkan kita tentang keikhlasan dalam memberi dan berbagi kepada sesama,” katanya.
Selain itu, Wattimena memastikan seluruh hewan kurban telah melalui pemeriksaan kesehatan sehingga layak untuk disembelih dan dibagikan kepada masyarakat pada Hari Raya Idul Adha nanti.
Pada kesempatan tersebut, Wattimena Ambon juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kehidupan yang harmonis dan toleran di Kota Ambon. Menurutnya, keberagaman yang dimiliki masyarakat Ambon harus menjadi kekuatan untuk membangun persaudaraan.
“Kita ada dalam banyak perbedaan, tetapi perbedaan itu tidak boleh membuat kita tercerai-berai. Perbedaan harus menjadi kekuatan untuk menciptakan harmoni dalam kehidupan bersama di Kota Ambon,” ungkapnya.
Ia turut mengapresiasi capaian Kota Ambon yang berhasil masuk dalam sepuluh besar kota toleran di Indonesia. Menurutnya, predikat tersebut harus dijaga melalui kerja sama seluruh elemen masyarakat dan pemerintah.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Sekretariat Kota Ambon, M. Aulia Wailulu dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan pembagian hewan kurban merupakan agenda rutin Pemerintah Kota Ambon setiap tahun sebagai bentuk syiar Islam dan kepedulian sosial kepada masyarakat kurang mampu.
“Ibadah kurban tidak hanya memiliki aspek syiar Islam, tetapi juga mempererat ukhuwah Islamiyah dan meningkatkan kepedulian sosial antara masyarakat,” jelasnya.
Wailulu menambahkan, pelaksanaan kegiatan tersebut didasarkan pada ketentuan peraturan yang berlaku, termasuk Peraturan Menteri Pertanian Nomor 114 Tahun 2014 tentang penyembelihan hewan kurban serta Dokumen Pelaksanaan Anggaran Bagian Kesejahteraan Rakyat Kota Ambon Tahun 2026.
Ia menjelaskan, jumlah proposal permohonan bantuan hewan kurban yang masuk mencapai 115 proposal, dengan 50 proposal terakomodasi untuk bantuan sapi dan 50 proposal lainnya menerima bantuan kambing.
“Seluruh hewan kurban telah memenuhi persyaratan kesehatan dan siap dibagikan kepada masyarakat yang berhak menerima,” ujarnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan simbolis bantuan hewan kurban oleh Wali Kota Ambon kepada perwakilan masjid dan organisasi Islam di Kota Ambon. (***)
Share this ...








