HUT ke-122 GPM Rehoboth, Wali Kota Apresiasi Kontribusi Jemaat bagi Kota Ambon
HUT ke-122 GPM Rehoboth, Wali Kota Apresiasi Kontribusi Jemaat bagi Kota Ambon

MBN.com –Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-122 Jemaat GPM Rehoboth menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang pelayanan gereja yang dinilai telah memberi kontribusi nyata bagi perkembangan Kota Ambon. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, saat menghadiri ibadah syukur HUT Jemaat GPM Rehoboth di Gereja Rehoboth, Ambon, Jumat (10/7/2026).

Dalam kesempatan itu, Wali Kota menyampaikan apresiasi atas kiprah Jemaat GPM Rehoboth yang selama lebih dari satu abad terus melahirkan pelayan Tuhan, tokoh masyarakat, hingga para pemimpin yang mengabdikan diri bagi pembangunan daerah.

Menurutnya, usia 122 tahun merupakan bukti perjalanan iman yang panjang dengan penyertaan Tuhan yang terus menguatkan jemaat dalam menjalankan pelayanan.

“Selama lebih dari satu abad, Jemaat GPM Rehoboth telah melahirkan banyak pelayan Tuhan, tokoh masyarakat, pemimpin, serta warga jemaat yang memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan Kota Ambon,” ujar Wattimena.

Wattimena menegaskan bahwa peringatan hari jadi gereja tidak sekadar mengenang sejarah panjang yang telah dilalui, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperbarui komitmen menghadirkan kasih Kristus melalui pelayanan yang berdampak bagi masyarakat.

Ia juga menilai keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh kemajuan fisik dan infrastruktur, tetapi juga kualitas spiritual masyarakat. Karena itu, menurutnya, gereja memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam membangun sumber daya manusia yang berkarakter, berintegritas, peduli terhadap sesama, serta mampu menjaga nilai-nilai persaudaraan dan perdamaian.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota mengajak seluruh warga Jemaat GPM Rehoboth untuk terus mendukung visi Pemerintah Kota Ambon dalam mewujudkan Ambon yang Manise, inklusif, toleran, dan berkelanjutan. Ia berharap semangat kebersamaan terus dipelihara sehingga Ambon tetap menjadi rumah bersama yang aman, damai, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

Sementara itu, Ketua Klasis GPM Pulau Ambon, Pdt. W.A. Beresaby, mengatakan peringatan HUT ke-122 hendaknya menjadi pengingat bagi seluruh jemaat untuk semakin meneguhkan pengakuan iman kepada Tuhan. Menurutnya, tema yang diusung bukan hanya ungkapan rasa syukur, tetapi juga harus diwujudkan melalui sikap hidup dan tindakan nyata setiap hari.

Ia juga mengingatkan bahwa Jemaat GPM Rehoboth memiliki sejarah penting dalam tubuh GPM sebagai jemaat yang memelopori sistem pelayanan unit sejak 15 Maret 1971.

Memasuki usia ke-122 tahun, Pdt. Beresaby berharap Jemaat GPM Rehoboth terus menjadi inspirasi dalam membangun kehidupan bergereja, memperkuat pembinaan keluarga, meningkatkan kualitas spiritual jemaat, serta mampu menjawab berbagai tantangan zaman.

“Selamat ke-122 tahun. Tetaplah berpegang pada moto GPM, ‘Aku menanam, Apolos menyiram, tetapi Allah yang memberi pertumbuhan’,” pesannya.

Di moment yang sama Ketua Majelis Jemaat GPM Rehoboth, Pdt. W.D. Tuhumena, juga menyampaikan rasa syukur atas penyertaan Tuhan yang terus dirasakan sepanjang perjalanan pelayanan jemaat.

Tuhumena mengajak seluruh warga jemaat menjadikan tema HUT tahun ini sebagai panggilan untuk meningkatkan keterlibatan, kebersamaan, dan tanggung jawab dalam mengembangkan pelayanan, baik di lingkungan Jemaat GPM Rehoboth maupun dalam kehidupan bergereja di tubuh GPM.

Rangkaian perayaan HUT ke-122 ditutup dengan tiup lilin, pemotongan kue ulang tahun, serta penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba kostum terbaik yang menambah sukacita seluruh warga jemaat.

Ibadah syukur tersebut turut dihadiri Anggota MPH Sinode GPM Pnt. Phil M. Latumaerissa, Ketua Klasis GPM Pulau Ambon Pdt. W.A. Beresaby, unsur Forkopimcam, para pelayan gereja, serta seluruh warga Jemaat GPM Rehoboth.

Perayaan tahun ini mengangkat tema “Rumahku, Gerejaku: Memberi dari Kelimpahan Syukur dalam Penyertaan-Nya” yang berlandaskan Kolose 3:16-17. Tema tersebut mengajak seluruh warga jemaat menjadikan gereja sebagai rumah iman yang mempererat kasih, memperkuat persaudaraan, dan mendorong kesetiaan dalam pelayanan.

Jemaat GPM Rehoboth adalah bagian dari wilayah pelayanan di lingkup Klasis GPM Pulau Ambon yang terdiri dari 35 Sektor dan 57 Unit Pelayanan dengan rincian, 8.560 jiwa, 2.108 Kepala Keluarga,  yang terbagi dari 4.202 Jemaat laki-laki dan 4.358 Jemaat perempuan. Data Base Jemaat GPM Rehoboth ini masih terus diperbaharui oleh tim data base jemaat sebagai bagian dari dinamika pertumbuhan jemaat dalam tanggung jawab bersaksi dan melayani. (***)

Share this ...