Wali Kota Tekankan Pentingnya Laporan Capaian Daerah
Wali Kota Tekankan Pentingnya Laporan Capaian Daerah

MBN.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menegaskan komitmennya untuk memperkuat sistem pelaporan program pembangunan daerah. Langkah ini dilakukan agar seluruh capaian pembangunan dapat terdata dengan baik dan memperoleh penilaian yang optimal dari pemerintah pusat.

Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, menyampaikan hal tersebut usai memimpin Upacara Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang digelar di Balai Kota Ambon, Senin (1/6/2026). Ia menekankan bahwa penguatan sistem pelaporan menjadi bagian penting dalam tata kelola pemerintahan yang lebih akuntabel.

Menurutnya, berbagai program pembangunan yang dijalankan Pemkot Ambon sejauh ini menunjukkan hasil yang positif. Sejumlah indikator seperti penurunan angka stunting, pengendalian inflasi, serta pengurangan angka kemiskinan disebut mengalami perkembangan yang cukup signifikan.

Meski demikian, ia mengakui bahwa capaian tersebut belum sepenuhnya mendapatkan apresiasi maksimal dari pemerintah pusat. Hal itu terjadi karena masih lemahnya sistem pelaporan dan dokumentasi data dari pemerintah daerah ke kementerian terkait.

“Masalah yang dihadapi adalah kita tidak melaporkan apa yang kita lakukan ke pusat. Itu pernyataan dari kementerian, bukan dari saya,” ujar Wattimena.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah pusat sangat bergantung pada laporan berkala dari pemerintah daerah sebagai dasar evaluasi kinerja pembangunan. Karena itu, setiap keberhasilan daerah harus dicatat dan disampaikan secara teratur agar dapat diukur secara objektif.

Sebagai tindak lanjut, Pemkot Ambon akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Tujuannya adalah untuk mendorong setiap OPD lebih aktif dalam menyusun serta menyampaikan laporan kegiatan kepada kementerian maupun lembaga terkait, sehingga tidak ada lagi data capaian yang terlewat.

Wattimena menegaskan bahwa setiap sektor pembangunan memiliki tanggung jawab dalam memastikan data program tercatat dengan baik. Ia menilai lemahnya penginputan data menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan berbagai keberhasilan daerah tidak terlihat secara optimal di tingkat nasional.

Ia juga mencontohkan capaian positif Pemkot Ambon, seperti penurunan angka stunting dan kemiskinan yang cukup signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Namun, menurutnya, capaian tersebut belum mendapatkan pengakuan yang seharusnya karena kurangnya pelaporan yang masuk ke pemerintah pusat.

“Stunting kita turun jauh, kemiskinan kita turun hampir satu persen. Tetapi semuanya tidak bisa dinilai dengan baik kalau tidak dilaporkan,” katanya.

Lebih lanjut, Ia menegaskan bahwa perbaikan sistem pelaporan bukan semata untuk mengejar penghargaan, melainkan untuk memastikan setiap kerja keras pemerintah daerah tercatat dan mendapatkan pengakuan yang layak.

“Kita bekerja keras, tetapi yang mendapat apresiasi justru daerah lain yang pelaporannya lebih baik. Karena itu, sistem pelaporan harus diperbaiki,” tegasnya.

Ke depan, Pemkot Ambon berkomitmen memperkuat tata kelola data serta sistem pelaporan pembangunan. Dengan demikian, seluruh program yang telah dilaksanakan dapat terdokumentasi secara akurat dan menjadi dasar penilaian yang lebih objektif dari pemerintah pusat terhadap kinerja daerah. (***)

Share this ...