
MBN.com — Upaya menanamkan budaya menabung sejak usia dini terus didorong di Kota Ambon. Kali ini, sebanyak 735 siswa-siswi SMP Negeri 7 Ambon memperoleh fasilitas pembukaan rekening melalui produk Tabungan Simpel (Simpanan Pelajar) dan Tabungan Junior dari PT Bank CIMB Niaga Tbk Cabang Ambon.
Program tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Ambon karena dinilai membantu meningkatkan pemahaman pelajar mengenai pentingnya pengelolaan keuangan sejak dini, sekaligus memperluas akses layanan perbankan bagi generasi muda.
Apresiasi itu disampaikan Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, saat memimpin apel pagi yang dirangkaikan dengan penyerahan bantuan di halaman upacara Balai Kota Ambon, Senin (12/10/2026).
Wattimena berharap program tersebut tidak sekadar memberikan rekening kepada para siswa, tetapi juga membentuk kebiasaan positif dalam mengelola uang dan merencanakan kebutuhan keuangan sejak bangku sekolah.
“Kita harapkan ini mengedukasi dan memberikan pembelajaran bagi anak-anak kita bahwa menabung itu penting. Sehingga Bapak/Ibu ASN, hal itu harus menjadi perhatian bersama agar anak-anak kita menjadi pelaku dari program tersebut,” ungkapnya.
Pembukaan rekening bagi ratusan siswa tersebut merupakan hasil kerja sama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan PT Bank CIMB Niaga Tbk melalui Program KEJAR atau Satu Rekening Satu Pelajar.
Melalui program ini, setiap siswa memperoleh dana awal tabungan sebesar Rp100.000 tanpa membebani orang tua.
“Mereka bekerja sama buka rekening baru bagi siswa-siswi di SMPN 7 Ambon dengan dana awal sebesar Rp100.000, tanpa membebankan orang tua siswa,” jelas Wattimena.
Dengan jumlah penerima sebanyak 735 siswa, total dana awal rekening yang disalurkan mencapai Rp73.500.000. Bantuan tersebut menjadi bagian dari dukungan untuk memperkenalkan layanan keuangan formal kepada pelajar sekaligus membangun kebiasaan menabung secara berkelanjutan.
Program KEJAR sendiri diarahkan untuk memperkuat literasi dan inklusi keuangan, sehingga pelajar tidak hanya mengenal manfaat menabung, tetapi juga mulai memahami pentingnya mengelola uang secara bijak dan bertanggung jawab.
Wattimena mengatakan, kegiatan serupa bukan pertama kali dilaksanakan di lingkungan pendidikan Kota Ambon. Sebelumnya, program tersebut juga telah menjangkau siswa di SD Negeri 4 dan SD Negeri 65 Ambon.
Pemerintah Kota Ambon menyampaikan terima kasih kepada OJK dan CIMB Niaga atas kontribusi yang diberikan melalui program tersebut. Ke depan, pemerintah berharap semakin banyak sekolah yang memperoleh manfaat serupa.
“Ini bukan yang pertama kalinya, sebelumnya kegiatan ini dilaksanakan pada SDN 4 dan 65 Ambon. Tentu hal ini sangat membantu kami, sehingga Pemerintah Kota berterima kasih kepada kedua lembaga yang sudah melaksanakan program ini. Ke depan akan ada sekolah lainnya,” tandasnya.
Menurutnya, keterlibatan lembaga jasa keuangan dalam mendukung dunia pendidikan merupakan bentuk kolaborasi yang perlu terus diperkuat. Selain memperluas akses perbankan, program seperti ini dapat membantu membangun karakter pelajar yang disiplin dan memiliki kesadaran terhadap pentingnya perencanaan keuangan.
Selain menyalurkan dana awal rekening bagi 735 siswa dengan total Rp73.500.000, CIMB Niaga juga memberikan bantuan dana penunjang pendidikan sebesar Rp5.000.000 kepada SMP Negeri 7 Ambon.
Dengan demikian, total nilai bantuan yang disalurkan dalam kegiatan tersebut mencapai Rp78.500.000.
Dukungan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi para siswa sekaligus membantu kebutuhan penunjang pendidikan di sekolah.
Pemerintah Kota Ambon berharap sinergi antara pemerintah, lembaga jasa keuangan, dan satuan pendidikan terus berkembang, sehingga upaya meningkatkan kualitas pendidikan dapat berjalan beriringan dengan penguatan literasi keuangan generasi muda.
Melalui pembiasaan menabung sejak dini, para pelajar diharapkan tumbuh menjadi generasi yang lebih mandiri, disiplin, dan mampu mengambil keputusan keuangan secara bijaksana pada masa mendatang. (***)
Share this ...





