Menuju Penetapan Sekda Ambon, Tiga Besar Calon Segera Diserahkan ke Wali Kota, Proses Seleksi Dijamin Transparan
Menuju Penetapan Sekda Ambon, Tiga Besar Calon Segera Diserahkan ke Wali Kota, Proses Seleksi Dijamin Transparan

MBN.com – Proses seleksi terbuka Jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ambon kini memasuki tahap akhir. Setelah melalui serangkaian tahapan yang ketat, panitia seleksi segera menetapkan tiga kandidat terbaik untuk diserahkan kepada Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena.

Wattimena menjelaskan bahwa seluruh proses seleksi telah dilaksanakan sesuai ketentuan perundang-undangan dan berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Tahapan dimulai dari seleksi administrasi, pemeriksaan kesehatan, hingga penilaian oleh panitia seleksi, yang kemudian dilanjutkan dengan assessment oleh asesor dari Kementerian Dalam Negeri.

“Setelah semua tahapan dilalui, kita akan mendapatkan tiga besar. Nama-nama ini nantinya diserahkan kepada Wali Kota selaku pejabat pembina kepegawaian untuk memilih satu sebagai Sekda definitif,” jelasnya, Senin, (27/4/2026).

Ia menambahkan, dalam proses penentuan akhir akan dilakukan semacam uji publik. Namun, uji publik tersebut tidak dimaksudkan untuk menyerahkan keputusan kepada masyarakat, melainkan sebagai sarana transparansi agar publik dapat mengetahui kapasitas para calon.

“Publik tidak menentukan siapa yang dipilih, tetapi kita ingin masyarakat melihat langsung kualitas para kandidat, sehingga keputusan yang diambil nanti bisa dipercaya,” ujarnya.

Sebagai bentuk keterbukaan, tahapan pemaparan makalah oleh para kandidat juga telah disiarkan secara langsung. Hal ini dilakukan agar masyarakat dapat menilai gagasan serta kapasitas intelektual calon Sekda.

Wattimena berharap, melalui proses yang terbuka dan mengikuti mekanisme yang ada, masyarakat tidak lagi meragukan hasil akhir seleksi. Ia menegaskan bahwa kandidat yang terpilih nantinya adalah figur yang memenuhi seluruh persyaratan serta dapat diterima oleh publik.

Di sisi lain, ia juga menyoroti adanya upaya tidak sehat yang mencoba mempengaruhi proses seleksi, seperti menjatuhkan atau menjelekkan kandidat lain. Menurutnya, tindakan semacam itu tidak dapat dibenarkan.

“Ini bukan kontestasi politik. Tidak perlu ada upaya menjatuhkan pihak lain untuk terlihat lebih baik. Jika ditemukan cara-cara seperti itu, bisa berujung pada diskualifikasi,” tegasnya.

Ia mengingatkan seluruh peserta untuk tetap fokus mengikuti tahapan yang telah ditetapkan tanpa melakukan intervensi dalam bentuk apa pun. Menurutnya, setiap kandidat memiliki peluang yang sama dan harus menjunjung tinggi etika.

Wattimena juga menegaskan bahwa tidak ada figur yang sempurna dalam proses ini. Namun, dari kandidat yang ada saat ini, semuanya merupakan putra-putri terbaik yang layak dipertimbangkan.

“Tiga besar yang ada adalah yang terbaik. Dari mereka, satu akan dipilih menjadi Sekretaris Daerah Kota Ambon,” katanya.

Terkait jadwal penetapan akhir, pemerintah masih menunggu hasil resmi dari panitia seleksi sebelum diserahkan kepada Wali Kota untuk diputuskan.

Ia menutup dengan menekankan bahwa seluruh proses yang dilakukan bertujuan untuk memenuhi harapan publik terhadap pemerintahan yang transparan dan akuntabel, sekaligus menghadirkan Sekda yang benar-benar berkualitas bagi Kota Ambon. (***)

Share this ...