
MBN.com – Pemerintah Kota Ambon mulai memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-451 Kota Ambon yang akan diperingati pada 7 September 2026. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan perlombaan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) dan Expo Tim Penggerak (TP) PKK Kota Ambon di Pattimura Park dan Lapangan Merdeka, Rabu (26/8/2026).
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena. Beragam agenda yang disiapkan tidak hanya diarahkan sebagai hiburan dalam menyambut hari jadi kota, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan dan partisipasi masyarakat.
Dalam sambutannya, Wattimena mengatakan, peringatan HUT Kota Ambon harus dimaknai lebih dari sekadar kegiatan seremonial tahunan. Momentum tersebut, menurut dia, penting untuk menumbuhkan rasa memiliki atau sense of belonging sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat di tengah keberagaman Kota Ambon.
“HUT Kota Ambon adalah milik kita semua. Melalui kolaborasi antara KORMI dan TP-PKK Kota Ambon, kita membuka ruang partisipasi luas yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat—mulai dari anak usia dini (PAUD), pelajar, remaja, aparatur sipil negara (ASN), hingga para lansia,” ujar Wattimena.
Rangkaian perlombaan dijadwalkan berlangsung selama sepekan, mulai 26 Agustus hingga 1 September 2026. KORMI Kota Ambon menghadirkan tujuh jenis lomba olahraga kreasi dan tradisional, yakni bola sundul, chacha lansia, line dance, goyang kreasi Ambon Manise, sepak bola berjalan antar-OPD, serta panjat pinang.
Di sisi lain, TP-PKK Kota Ambon turut menggelar sejumlah kegiatan yang menyasar berbagai kelompok usia. Agenda tersebut antara lain lomba tari kreasi Nusantara untuk anak PAUD, sosialisasi edukatif bertutur stunting, kampanye anti-bullying bagi pelajar SMP, lomba olahan pangan lokal, Expo Produk UMKM PKK, hingga pertunjukan seni.
Menurut Wattimena, berbagai kegiatan tersebut sengaja dirancang dengan membawa pesan edukasi sosial. Karena itu, perlombaan tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga menjadi media untuk menyampaikan pentingnya pencegahan stunting, penanganan aksi perundungan atau bullying, serta upaya mencegah tawuran antarpelajar.
“Kita ingin generasi muda Ambon tumbuh kreatif, peduli budaya, dan peka terhadap isu sosial. Di sisi lain, kita juga memfasilitasi para lansia agar tetap sehat, aktif, dan gembira, serta mendorong perekonomian keluarga melalui kreasi olahan pangan lokal,” tambahnya.
Wali Kota juga mengingatkan seluruh peserta agar menjadikan perlombaan sebagai ruang membangun persahabatan dan memperkuat semangat sportivitas. Ia meminta peserta tidak menjadikan kemenangan sebagai satu-satunya tujuan dalam mengikuti setiap kompetisi.
“Menang atau kalah adalah hal biasa. Yang juara jangan jumawa, dan yang belum beruntung jangan berkecil hati. Yang terpenting adalah kebersamaan dan kebahagiaan kita berkumpul memperingati hari jadi kota tercinta. Mari jadikan momentum HUT ke-451 ini untuk mewujudkan Ambon yang lebih bersih, sehat, inklusif, dan maju dalam semangat Ambon Par Samua,” tutupnya. (***)
Share this ...






