
MBN.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon kembali melakukan penguatan terhadap jajaran aparatur sipil negara melalui pelantikan dan pengambilan sumpah/janji 52 pejabat fungsional di lingkungan Pemkot Ambon.
Pelantikan yang berlangsung pada Jumat (27/8/26) di Ruang Vlissingen, Balai Kota Ambon, dipimpin langsung oleh Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena.
Sebanyak 52 pejabat yang dilantik terdiri dari pejabat fungsional jenjang ahli madya, ahli muda, ahli pertama, serta penyelia.
Dalam sambutannya, Wattimena menegaskan bahwa pengisian jabatan fungsional menjadi salah satu langkah Pemerintah Kota Ambon dalam menjalankan 17 program prioritas periode 2025–2030.
Secara khusus, kebijakan tersebut berkaitan dengan program prioritas ke-12 yang diarahkan untuk membangun birokrasi yang kapabel, berintegritas, serta bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
“Birokrasi ini adalah motor penggerak, mesinnya kita untuk menyelenggarakan pemerintahan, melaksanakan pembangunan, dan memastikan pelayanan publik betul-betul terlaksana dengan baik dan dirasakan oleh masyarakat,” tegas Wali Kota.
Ia menjelaskan, para pejabat fungsional yang baru dilantik merupakan aparatur yang memiliki keahlian sesuai bidang tugas masing-masing dan telah memenuhi berbagai persyaratan kepegawaian.
Karena itu, kompetensi yang dimiliki para pejabat tersebut diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari pemenuhan administrasi kepegawaian, tetapi dapat dioptimalkan untuk menyelesaikan berbagai persoalan pemerintahan.
Wali Kota juga menekankan pentingnya peningkatan kecepatan kerja aparatur. Menurutnya, tuntutan masyarakat terhadap pemerintah terus berkembang sehingga birokrasi harus mampu menyesuaikan diri dan memberikan respons secara lebih cepat.
“Kondisi hari ini menuntut kita untuk bergerak cepat. Tingkatkan kecepatan kerja birokrasi kita supaya mampu meminimalisir berbagai persoalan yang sementara dialami warga Kota Ambon,” ujar Wali Kota.
Dengan penguatan jajaran pejabat fungsional maupun struktural tersebut, Wattimena berharap kinerja Pemkot Ambon semakin optimal dalam menjalankan roda pemerintahan.
Ia juga berharap birokrasi mampu menghadirkan pemerintahan yang transparan dan responsif, memastikan program pembangunan berjalan tepat sasaran, sekaligus memberikan pelayanan publik yang cepat, jujur, dan tidak berbelit-belit kepada masyarakat. (***)
Share this ...






