
MBN.com – Disela-sela kehadiran Walikota Ambon Bodewin M. Wattimena di Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor pada Selasa, 10 Maret 2026, Walikota menyempatkan waktunya untuk menemui para Praja asal Maluku yang sementara mengikuti pendidikan di lembaga kedinasan Jebolan Kementerian Dalam Negeri ini.
Kehadiran orang nomor satu di Kota Ambon ini, turut didampingi oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Ambon Steven Dominggus, serta Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Hendrik Risakotta. Kehadiran mereka sekaligus menunjukkan komitmen Pemkot Ambon untuk memberikan support dan motivasi, agar para Praja IPDN asal Maluku tetap semangat dalam menjalani proses pendidikan.
Suasana hangat menyelimuti pertemuan yang berlangsung, di mana momen ini menjadi kesempatan bagi Walikota untuk melihat langsung kondisi para putra-putri kebanggan Maluku, yang sedang menempuh pendidikan di lembaga pendidikan kedinasan tersebut.
Pertemuan ini menjadi momen emosional sekaligus inspiratif, mengingat Walikota merupakan purna praja angkatan Ke lima tahun sembilanblas sembilan tujuh, yang kini kembali ke almamaternya sebagai pemimpin daerah.
Dalam arahannya walikota menekankan rasa syukur yang mendalam, atas kesempatan yang dimiliki para praja. Menurutnya, menjadi bagian dari IPDN adalah sebuah anugerah, karena mereka adalah putra-putri terbaik Maluku yang terpilih dari ribuan pendaftar. Ia mengingatkan bahwa perjuangan masuk ke institusi ini harus dibayar dengan keseriusan dalam menempuh pendidikan.
“Kita bersyukur karena tuntunan Tuhan Yang Maha Kuasa, kita semua bisa berkumpul di hari ini. Beta (saya) angkatan 97 lulus dari sini, dan ini kali pertama baru injak kampus lagi setelah sekian lama,” ujar Bodewin Wattimena saat menyapa para praja. Kehadirannya ini bertujuan untuk memberikan dukungan moral langsung kepada adik-adik tingkatnya yang sedang berjuang di tanah rantau.
Walikota berpesan, agar para praja menjaga kekompakan sebagai sesama anak daerah Maluku. Meskipun jumlah mereka mungkin tidak sebanyak kontingen dari provinsi lain, semangat dan solidaritas harus tetap menjadi yang utama. Ia berharap tidak ada praja yang merasa sendirian, dalam menghadapi kerasnya sistem pendidikan di sekolah kedinasan tersebut.
“Mungkin katong (kita) seng (tidak) sebanyak kontingen lain, tapi tetap kompak, lain lihat lain, lain bantu lain. Kalau ada yang susah, yang lain harus bantu,” tegas Bodewin menekankan pentingnya persaudaraan antar-praja asal Maluku. Prinsip saling peduli ini dinilai kunci untuk bertahan hingga kelulusan.
Lebih lanjut Walikota mengingatkan, bahwa ada harapan besar yang dititipkan di pundak para praja. Bukan hanya harapan pribadi, melainkan harapan orang tua, keluarga, hingga pemerintah daerah di Maluku. Keberhasilan mereka di IPDN nantinya akan menjadi kontribusi nyata bagi pembangunan daerah di masa depan.
“Di pundak adik-adik ini terletak harapan orang tua, saudara-saudara, dan pemerintah daerah, baik Provinsi Maluku maupun Kabupaten/Kota asal kalian mendaftar. Maka dari itu, ikuti pendidikan dengan baik,” pesan Bodewin dengan penuh penekanan. Ia ingin para praja menyadari beban tanggung jawab yang mereka bawa sejak berangkat dari rumah.
Terkait kedisiplinan Walikota menegaskan bahwa, IPDN adalah tempat terbaik untuk membentuk karakter. Pengalaman pribadinya membuktikan gemblengan di Jatinangor memberikan dampak besar, pada mentalitas kerja dan perilaku sebagai aparatur sipil negara di kemudian hari.
“Pendidikan ini memang tidak mudah, tapi harus dijalani dengan sukacita. Lembah Manglayang ini memberikan dampak besar dalam membentuk karakter, sikap, perilaku, dan semangat dalam bekerja,” tambahnya. Ia meyakinkan para praja bahwa segala kesulitan saat ini akan membuahkan hasil yang manis saat mereka mengabdi nanti.
Menutup arahannya, Bodewin berharap seluruh praja asal Maluku dapat menyelesaikan pendidikan tepat waktu dan kembali ke daerah dengan kualitas SDM yang mumpuni. Ia berjanji bahwa pemerintah daerah akan selalu memberikan perhatian bagi perkembangan mereka selama menempuh studi di IPDN.
“Banggakan orang tua, banggakan Maluku, dan jadilah orang hebat setelah lulus dari sini,” pungkasnya. (***)
Share this ...









