
MBN.com – Kehadiran Duta Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia, Marc Gerritsen, dalam agenda nonton bareng (nobar) pertandingan Timnas Belanda melawan Timnas Swedia pada ajang Piala Dunia FIFA 2026 di Lapangan Merdeka Ambon, 21 Juni mendatang, menjadi momentum bersejarah bagi Kota Ambon. Kunjungan diplomat tertinggi Belanda di Indonesia tersebut dinilai sebagai bentuk pengakuan internasional terhadap Ambon yang selama puluhan tahun dikenal sebagai salah satu daerah dengan basis pendukung dan penggemar Timnas Belanda terbesar, paling fanatik, dan paling loyal di dunia di luar negeri Belanda.
Kehadiran Marc Gerritsen tidak hanya menunjukkan perhatian Pemerintah Belanda terhadap kecintaan masyarakat Ambon terhadap sepak bola Belanda, tetapi jug…
[08.05, 18/6/2026] .: Kehadiran Duta Besar Kerajaan Belanda untuk IndonesiaMarc Gerritsen, dalam agenda nonton bareng pertandingan Timnas Belanda melawan Timnas Swedia pada ajang Piala Dunia FIFA 2026 di Lapangan Merdeka Ambon, 21 Juni mendatang, menjadi momentum bersejarah bagi Kota Ambon.
Kunjungan diplomat tertinggi Belanda di Indonesia tersebut dinilai sebagai bentuk pengakuan internasional terhadap Ambon yang selama puluhan tahun dikenal sebagai salah satu daerah dengan basis pendukung dan penggemar Timnas Belanda terbesar, paling fanatik, dan paling loyal di dunia di luar negeri Belanda.
Kehadiran Marc Gerritsen tidak hanya menunjukkan perhatian Pemerintah Belanda terhadap kecintaan masyarakat Kota Ambon terhadap sepak bola Belanda, tetapi juga menjadi bukti bahwa Kota Ambon telah mendapatkan tempat tersendiri dalam pandangan masyarakat dan Pemerintah Belanda. Fanatisme masyarakat Ambon terhadap Tim Oranje yang diwariskan lintas generasi kini mendapat pengakuan langsung melalui kunjungan resmi Duta Besar Kerajaan Belanda.
Di sisi lain, agenda nonton bareng yang diprakarsai Pemerintah Kota Ambon tersebut, juga dipandang sebagai bentuk kepercayaan dunia internasional terhadap kepemimpinan Wali Kota Ambon, Bodewin Melkias Wattimena dan Wakil Walikota Ely Toisutta.
Kehadiran Dubes Belanda dalam kegiatan yang dipredikai bakal dibanjiri ribuan masyarakat dan fans belanda, menjadi indikator bahwa Kota Ambon dinilai sebagai kota yang aman, kondusif, terbuka, serta mampu menyelenggarakan kegiatan berskala internasional dengan baik di bawah kepemimpinan Bodewin Melkias Wattimena dan Ely Toisutta.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Ambon, Richard Luhukay, mengajak seluruh masyarakat untuk mengedepankan semangat kebersamaan, menjaga keamanan, serta memelihara ketertiban selama pelaksanaan nobar pertandingan tersebut.
Menurut Luhukay, kegiatan nonton bareng bukan sekadar ajang menyaksikan pertandingan sepak bola dunia, melainkan juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan sosial dan memperkuat persaudaraan antarwarga.
“Pilihan tim boleh berbeda, dan dukungan terhadap tim favorit masing-masing adalah hal yang wajar. Namun, hal yang paling utama adalah bagaimana kita tetap menjaga keamanan, ketertiban, serta kedamaian selama kegiatan berlangsung,” ujar Luhukay.
Pemerintah Kota Ambon bersama seluruh pihak terkait telah melakukan berbagai persiapan guna memastikan kegiatan berjalan lancar dan memberikan kenyamanan bagi seluruh masyarakat yang hadir. koordinasi lintas sektor terus dilakukan, termasuk melalui rapat persiapan yang berlangsung di Kantor Konsulat Kehormatan Kerajaan Belanda di Ambon. Untuk membahas berbagai aspek teknis mengingat nobar ini direncanakan akan dihadiri langsung oleh Duta Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia, Marc Gerritsen.
“Kami mengajak seluruh masyarakat yang akan hadir untuk menikmati pertandingan dengan tertib, menjunjung tinggi semangat sportivitas, dan tetap mengedepankan rasa persaudaraan. Mari kita tunjukkan bersama bahwa Ambon adalah kota yang aman, damai, dan penuh toleransi,” katanya.
Luhukay berharap kegiatan nobar Belanda versus Swedia ini dapat menjadi sarana hiburan yang positif sekaligus mempererat hubungan sosial antarwarga tanpa memandang perbedaan pilihan maupun latar belakang.
“Momentum seperti ini harus menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan. Semangat olahraga seharusnya mampu menyatukan masyarakat dan menciptakan suasana yang harmonis,” tambahnya.
Luhukay optimistis, pelaksanaan nobar pertandingan Belanda melawan Swedia akan berlangsung sukses, dan menjadi momentum penting yang semakin memperkuat citra Ambon sebagai kota yang terbuka, ramah, aman, dan mampu menjadi tuan rumah berbagai kegiatan berskala nasional maupun internasional.
Perhatian yang diberikan Pemerintah Belanda melalui kehadiran Dubes Marc Gerritsen juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Ambon. Momen tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa hubungan historis dan emosional masyarakat Ambon dengan sepak bola Belanda masih terpelihara dengan baik dan mendapat apresiasi langsung dari negara asal Tim Oranje.
Dengan kehadiran Duta Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia di Nobar nanti, Kota Ambon tidak hanya menjadi pusat perhatian para pecinta sepak bola nasional, tetapi juga semakin memperkuat posisinya sebagai kota yang dikenal dunia karena semangat persaudaraan, toleransi, serta kecintaan luar biasa masyarakatnya terhadap Timnas Belanda. (***)
Share this ...





