Dari Maulid Nabi, Walikota Dorong ASN Bangun Pelayanan Berbasis Akhlak
Dari Maulid Nabi, Walikota Dorong ASN Bangun Pelayanan Berbasis Akhlak

MBN.com — Peringatan Maulid Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam harus dimaknai lebih jauh dari sekadar agenda keagamaan tahunan. Momentum tersebut dinilai penting untuk menghidupkan kembali keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Pesan itu disampaikan Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, saat memberikan sambutan pada Peringatan Maulid Nabi Muhammad S.A.W. yang diselenggarakan Majelis Taklim Al-Madinah di Gedung Islamic Center, Waihaong, Rabu (30/09/26).

Wattimena menekankan, Rasulullah telah memberikan teladan tentang bagaimana membangun pribadi yang jujur, amanah, cerdas, sekaligus memiliki kepedulian terhadap sesama. Menurutnya, nilai-nilai tersebut tetap relevan dan dibutuhkan dalam kehidupan masyarakat saat ini.

“Rasulullah telah memberikan contoh bagaimana menjadi pribadi yang jujur, amanah, cerdas, dan peduli kepada sesama. Nilai-nilai inilah yang relevan dengan kehidupan kita saat ini,” ungkapnya.

Ia mengatakan, peringatan Maulid juga harus menjadi momentum untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia di lingkungan Pemerintah Kota Ambon. Bukan hanya dari sisi intelektual, kompetensi dan kapasitas, tetapi juga menyangkut akhlak serta karakter dalam menjalankan tanggung jawab.

Harapan tersebut, kata Wattimena, sejalan dengan tema kegiatan, yakni ‘Meneladani Akhlak Mulia Rasulullah membangun Sumber Daya Manusia Berkualitas, Melayani Sepenuh Hati, Untuk Ambon Manise yang Inklusif Berkelanjutan’.

Karena itu, ia mengajak seluruh jajaran Pemkot Ambon menjadikan keteladanan Rasulullah sebagai bagian dari sikap dan perilaku dalam menjalankan tugas, bukan hanya diterapkan ketika momentum Maulid berlangsung.

“Oleh karena itu, saya mengajak seluruh jajaran Pemkot Ambon untuk menjadikan keteladanan Nabi menjadi hal yang harus dilakukan setiap waktu. Karena Ketika melakukan hal yang seperti itu maka kota ini aman, damai, tentram,” terangnya.

Selain pembentukan akhlak, Wattimena menilai pembangunan kota juga membutuhkan kerja sama seluruh pihak. Jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Ambon tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga kedamaian sekaligus mendorong kemajuan kota.

Ia pun memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Maulid yang digelar Majelis Taklim Al-Madinah karena dinilai tidak hanya menjadi ruang pembinaan keagamaan, tetapi juga dapat memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial.

Menurut Wattimena, pembangunan Ambon harus diarahkan untuk terus bertumbuh sebagai kota yang inklusif, memiliki toleransi tinggi dan berkelanjutan. Fondasi tersebut, kata dia, harus dimulai dari kualitas manusia yang menjalankan berbagai peran di tengah masyarakat.

“Mari kita buat Ambon terus bertumbuh menjadi Kota yang manis, inklusif, memiliki toleransi tinggi, dan berkelanjutan. Tentunya hal ini dimulai dari manusia yang bekerja untuk tujuan baik yakni mempererat persaudaraaa, menmperkuat kebersamaan dan menumbnuhkan semangat guna memberikan yang terbaik baik bagi kita, keluarga, masyarakat dan Ambon,” pungkas Wali Kota.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad S.A.W. tersebut juga diisi dengan aksi sosial. Sebanyak 30 paket sembako disalurkan kepada petugas kebersihan dan kaum dhuafa. Bantuan tersebut merupakan hasil kerja sama Majelis Taklim Al-Madinah dan Baznas Kota Ambon.

Penyaluran bantuan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang mempertemukan pesan keteladanan Rasulullah dengan kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan. (***)

Share this ...