Kesbangpol Kota Ambon Perkuat Tim AKSA HARMONI
Kesbangpol Kota Ambon Perkuat Tim AKSA HARMONI

MBN.com– Pemerintah Kota Ambon mulai memperkuat peran Tim AKSA HARMONI sebagai salah satu instrumen strategis dalam menjaga stabilitas sosial dan memperkokoh persaudaraan masyarakat lintas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

Penguatan tersebut dilakukan melalui rapat koordinasi yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Ambon di Ruang Rapat Darwin, Balai Kota Ambon, Rabu (4/11/2026). Pertemuan ini difokuskan pada peningkatan efektivitas pelaksanaan tugas, fungsi, serta koordinasi antarpihak yang tergabung dalam tim.

Tim AKSA HARMONI sendiri merupakan inovasi yang digagas Oldrin Parinussa, SE, melalui proyek perubahan dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XXVIII. Kehadirannya diarahkan untuk mempercepat pembauran sosial sekaligus memperkuat nilai persaudaraan menuju terwujudnya Ambon Rumah Basudara.

Dalam rapat tersebut, Oldrin menegaskan bahwa keberadaan tim tidak boleh sebatas struktur atau program administratif. Lebih dari itu, AKSA HARMONI harus mampu menjadi kekuatan koordinatif yang responsif dalam membaca, mengidentifikasi, dan mencari solusi atas berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

“Kita harus mencari jalan keluar dan mengambil tindakan. Kita perlu saling berkoordinasi agar setiap persoalan dapat diantisipasi secepat mungkin,” ujarnya.

Menurutnya, kecepatan memperoleh informasi dan ketepatan mengambil langkah menjadi faktor penting dalam mencegah persoalan sosial berkembang menjadi masalah yang lebih besar.

Karena itu, Oldrin turut mendorong penguatan sinergi antara Kesbangpol, Call Center 112 Pemerintah Kota Ambon, serta layanan 110 Kepolisian Republik Indonesia. Kolaborasi ketiga unsur tersebut dinilai penting untuk memastikan informasi aktual mengenai kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dapat diperoleh secara cepat dan terkoordinasi.

Melalui integrasi informasi tersebut, setiap kejadian di tengah masyarakat diharapkan dapat dihimpun, diperbarui, dan dipetakan secara berkala. Data yang terkumpul selanjutnya menjadi dasar pemantauan, evaluasi, sekaligus bahan pelaporan kepada Wali Kota Ambon setiap tiga bulan.

Oldrin juga menegaskan bahwa ruang lingkup kerja Tim AKSA HARMONI tidak boleh dipersempit hanya pada upaya pencegahan konflik sosial. Berbagai persoalan masyarakat, termasuk dampak yang ditimbulkannya, harus menjadi bagian dari perhatian dan pemantauan tim.

Dengan demikian, setiap persoalan dapat dikenali sejak dini, dianalisis secara tepat, dan ditindaklanjuti melalui kerja sama lintas sektor sesuai tugas serta kewenangan masing-masing.

Penguatan Tim AKSA HARMONI diharapkan mampu menghadirkan pola koordinasi yang lebih terarah, responsif, dan terukur, sehingga cita-cita membangun Ambon sebagai Rumah Basudara tidak berhenti pada slogan, tetapi diwujudkan melalui langkah nyata dalam menjaga keharmonisan dan persatuan masyarakat. (***)

Share this ...