Akhiri Spekulasi, Walikota Ambon Umumkan Roberd Sapulette sebagai Sekretaris Kota Ambon
Akhiri Spekulasi, Walikota Ambon Umumkan Roberd Sapulette sebagai Sekretaris Kota Ambon

MBN.com – Penantian panjang terkait penetapan Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon akhirnya berakhir. Setelah melalui tahapan seleksi yang berlangsung sejak April 2026, Robby Sapulette resmi ditetapkan sebagai Sekretaris Kota Ambon.

Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Ambon, Bodewin Melkias Wattimena, dalam konferensi pers yang digelar di Ruang Vlissingen, Balai Kota Ambon, Kamis (16/7/2026). Dalam kesempatan itu, Bodewin didampingi Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta.

Wali Kota menegaskan, keputusan menetapkan Robby Sapulette sebagai Sekkot dilakukan melalui proses yang objektif, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku, sekaligus mengakhiri berbagai spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat.

“Proses ini kami lakukan secara terbuka dan berdasarkan mekanisme yang telah ditetapkan sehingga masyarakat tidak perlu lagi mempertanyakan hasil akhirnya,” ujar Wattimena.

Ia menjelaskan, tahapan seleksi dimulai sejak pembukaan pendaftaran pada 2 April 2026. Dari empat peserta yang mendaftar, Panitia Seleksi bersama tim asesor Kementerian Dalam Negeri menetapkan tiga nama yang dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan untuk mengikuti tahap akhir seleksi.

Ketiga kandidat tersebut yakni Apries Gaspersz, Stefen Dominggus, dan Roberd Sapulette. Menurut Wattimena, ketiga peserta memiliki kompetensi yang sama-sama baik dan layak menduduki jabatan Sekretaris Kota Ambon.

“Ketiga-tiganya memenuhi syarat, layak, dan pantas untuk diangkat sebagai Sekretaris Daerah Kota Ambon. Bahkan, jika aturannya membolehkan, saya ingin mengangkat ketiganya sekaligus. Namun aturan secara tegas mengharuskan kami memilih satu nama,” ungkapnya.

Sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK), lanjut Wattimena, dirinya memiliki kewenangan menetapkan pejabat yang akan menduduki jabatan Sekretaris Kota. Namun keputusan tersebut tidak diambil secara sepihak, melainkan melalui pembahasan bersama Wakil Wali Kota dengan mempertimbangkan berbagai aspek strategis.

Selain mengacu pada hasil seleksi administrasi dan asesmen kompetensi, pemerintah juga menilai rekam jejak, integritas, kemampuan kepemimpinan, serta pengalaman kerja sama masing-masing kandidat selama bertugas di lingkungan Pemerintah Kota Ambon.

Wali Kota juga meluruskan isu yang berkembang terkait hubungan Pemerintah Kota Ambon dengan Pemerintah Provinsi Maluku dalam proses pengangkatan Sekkot. Ia memastikan seluruh tahapan telah dikoordinasikan dengan Gubernur Maluku sebagai wakil pemerintah pusat di daerah sesuai ketentuan Peraturan Teknis Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Jadi apa yang disampaikan oleh Bapak Gubernur itu sebenarnya tidak salah. Setiap pengangkatan Sekda memang wajib dikoordinasikan. Jadi, tidak perlu ada polemik lagi. Yang terpenting, Kota Ambon kini sudah memiliki Sekda definitif,” tegasnya.

Walikota berharap kehadiran Sekretaris Kota definitif dapat semakin memperkuat koordinasi pemerintahan serta mempercepat pelaksanaan berbagai program pembangunan di Kota Ambon.

Ia meminta Robby Sapulette segera membangun komunikasi dan koordinasi yang efektif dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai langkah memperkuat kinerja birokrasi.

“Sebagai tangan kanan Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Sekkot harus segera melakukan koordinasi yang kuat dengan seluruh OPD agar roda pemerintahan berjalan semakin efektif dan solid,” katanya.

Terkait jadwal pelantikan, Wattimena mengisyaratkan proses tersebut akan dilaksanakan dalam waktu dekat setelah seluruh tahapan administrasi diselesaikan.

“Bisa besok, atau minggu depan. Yang pasti kami bersyukur seluruh proses ini berjalan dengan baik, transparan, dan mengakomodasi berbagai masukan secara objektif,” pungkasnya. (***)

Share this ...