Negeri Rutong Juara Lomba 10 Program Pokok PKK Kota Ambon 2026, Siap Wakili Maluku di Tingkat Provinsi
Negeri Rutong Juara Lomba 10 Program Pokok PKK Kota Ambon 2026, Siap Wakili Maluku di Tingkat Provinsi

MBN.com – Negeri Rutong, Kecamatan Leitimur Selatan, berhasil meraih Juara I pada Lomba 10 Program Pokok PKK Tingkat Kota Ambon Tahun 2026. Atas prestasi tersebut, Negeri Rutong berhak mewakili Kota Ambon dalam Lomba 10 Program Pokok PKK Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2026.

Pengumuman pemenang disampaikan oleh Tim Penggerak PKK Kota Ambon dalam kegiatan yang berlangsung di Ruang Vlissingen, Balai Kota Ambon, Jumat (17/7/2026). Acara tersebut dihadiri para camat, Ketua TP PKK kecamatan, kepala desa dan raja negeri, Ketua TP PKK desa, negeri, kelurahan, serta seluruh peserta lomba.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Ambon, Lisa Wattimena, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti rangkaian penilaian. Menurutnya, pelaksanaan Lomba 10 Program Pokok PKK bukan semata-mata untuk menentukan pemenang, tetapi juga menjadi momentum evaluasi terhadap pelaksanaan program sekaligus mempererat hubungan antar pengurus PKK di seluruh tingkatan.

“Lomba ini menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung bagaimana implementasi 10 Program Pokok PKK di desa, negeri, maupun kelurahan, sekaligus mengevaluasi berbagai program yang telah direncanakan dan dijalankan selama satu tahun,” ujarnya.

Lisa menegaskan, proses penilaian dilakukan secara objektif berdasarkan indikator yang telah ditetapkan. Karena itu, peserta yang berhasil meraih juara dinilai benar-benar layak mewakili Kota Ambon pada kompetisi tingkat Provinsi Maluku.

Pada kesempatan tersebut, Lisa juga menyoroti tidak ikut sertanya Kecamatan Nusaniwe dalam proses penilaian tahun ini. Menurutnya, hal tersebut menjadi perhatian serius karena pelaksanaan 10 Program Pokok PKK merupakan bagian penting dari upaya bersama pemerintah dan PKK dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia meminta Camat bersama Ketua TP PKK Kecamatan Nusaniwe segera melakukan evaluasi agar pada pelaksanaan berikutnya dapat berpartisipasi secara aktif dalam setiap kegiatan PKK.

“Ketidakhadiran dalam lomba ini harus menjadi bahan evaluasi bersama agar ke depan seluruh kecamatan dapat mengambil bagian dalam program-program PKK,” katanya.

Lebih lanjut, Lisa menegaskan bahwa Tim Penggerak PKK merupakan mitra strategis pemerintah daerah. Oleh sebab itu, seluruh program PKK harus berjalan selaras dengan kebijakan pemerintah melalui sinergi yang kuat antara camat, pemerintah desa, raja negeri, serta seluruh jajaran pengurus PKK.

Ia berharap implementasi 10 Program Pokok PKK tidak hanya menjadi agenda menjelang perlombaan, tetapi benar-benar diterapkan secara berkelanjutan dalam kehidupan masyarakat.

“Saya berharap 10 Program Pokok PKK menjadi budaya dan gaya hidup setiap keluarga sehingga mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tegas Lisa.

Pada kesempatan yang sama, Lisa juga menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Ambon atas dukungan yang diberikan terhadap penyelenggaraan lomba melalui alokasi anggaran Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Masyarakat, dan Desa (P3MD) Kota Ambon.

Menutup sambutannya, ia mengajak seluruh camat, pemerintah desa maupun negeri untuk terus memberikan dukungan kepada Tim Penggerak PKK di setiap tingkatan agar seluruh program dapat berjalan secara optimal dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kota Ambon. (***)

Share this ...